BEKASI (AINGJABAR.COM)– Upaya membangun masyarakat Kabupaten Bekasi yang sehat, cerdas dan produktif terus diperkuat melalui gerakan konsumsi pangan bergizi. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi kembali menggencarkan Gerakan Konsumsi Protein dan Sayur (Gempur) Tahap 3 Tahun Anggaran 2026, Kamis (10/9/2026), di Aula Kantor Kecamatan Pebayuran.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, H. Asep Buhori, S.KM., M.Kes., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi bukan sekadar persoalan pola makan, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
Menurut Asep, konsumsi protein dan sayuran secara rutin memiliki peran besar dalam menunjang kesehatan masyarakat. Karena itu, kesadaran untuk menghadirkan pangan bergizi di meja makan keluarga harus terus dibangun dan dibiasakan.
“Konsumsi protein dan sayur yang dilakukan masyarakat merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif,” ujar Asep.
Ia mengatakan, melalui program Gempur, pemerintah tidak hanya mengajak masyarakat mengetahui pentingnya makanan bergizi, tetapi juga mendorong agar kebiasaan tersebut benar-benar diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
“Kesadaran mengonsumsi protein dan sayuran setiap hari harus terus ditingkatkan. Yang paling penting bukan hanya mengetahui manfaatnya, tetapi membiasakannya dan menerapkannya di lingkungan keluarga,” tegasnya.
Cegah Stunting Dimulai dari Keluarga
Asep juga menekankan bahwa persoalan pemenuhan gizi memiliki kaitan erat dengan upaya pencegahan stunting. Keluarga, khususnya orang tua, memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan pangan bergizi bagi anggota keluarganya terpenuhi.
Karena itu, dalam kegiatan tersebut Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi menggandeng Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi untuk memberikan edukasi mengenai peran ibu rumah tangga dalam pencegahan stunting.
Materi tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dalam keluarga.
Bagi Asep, gerakan konsumsi protein dan sayur harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah memberikan edukasi, sementara keluarga menjadi garda terdepan dalam menerapkan pola konsumsi pangan bergizi.
50 Paket Pangan Dibagikan
Kegiatan Gempur Tahap 3 juga diisi dengan pemberian bantuan pangan kepada masyarakat. Sebanyak 50 paket pangan disalurkan kepada 50 penerima manfaat.
Paket tersebut berisi bahan pangan yang terdiri dari protein nabati, protein hewani, sayuran serta bahan sembako pendukung.
Pemberian paket pangan tersebut diharapkan tidak sekadar membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi sekaligus menjadi contoh nyata bahwa pemenuhan pangan bergizi dapat dimulai dari lingkungan keluarga.
Melalui Gempur Tahap 3, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi terus mendorong lahirnya kesadaran bersama bahwa keluarga sehat berawal dari pangan yang sehat dan bergizi.
Pesan Asep Buhori pun menjadi
penegasan bahwa membangun masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif tidak cukup hanya melalui program besar, tetapi juga dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah: membiasakan konsumsi protein dan sayuran setiap hari.( August Suzana)





Tinggalkan Balasan